Apa itu linked list?
Apa itu Linked List?
Pada minggu kedua perkuliahan untuk mata kuliah Data Structure pada semester dua ini, saya mendapatkan pelajaran tentang linked list. Pada sumber-sumber yang saya temui, linked list atau dalam bahasa indonesia disebut senarai berantai ini dapat dibilang sebagai salah satu cara untuk mengganti penggunaan array dalam programming karena sifat dari linked list itu sendiri yang dapat ditambahkan terus tanpa adanya batasan, tidak seperti array karena kita harus mengalokasikan banyak data dalam array tersebut.
Setelah melihat perbedaan linked list dan array, saya pun menjadi penasaran, kenapa array masih tetap digunakan dalam programming jika linked list lebih bagus daripada array? Setelah penelusuran lebih lanjut ternyata kelemahan dari linked list adalah dia harus diakses secara berurutan, dan untuk menghapus data perlu melepas memori yang digunakan agar memori yang digunakan tidak boros, dan pemanggilan linked list sedikit lebih susah daripada array, sehingga linked list lebih susah untuk digunakan daripada array.
Jenis Linked List
Ada beberapa jenis linked list, tapi secara garis besar dapat dibagi menjadi 2:
![]() |
| contoh dari linear linked list |
-linear linked list
Linked list jenis ini memiliki dua buah ujung dalam rantaian data tersebut yang dinamai sebagai head dan tail, dan penunjuk referensi setelah ujung dibuat sebagai data kosong yang tidak memiliki isi apapun.
-circular linked list
| contoh dari circular linked list |
Linked list jenis ini hanya memiliki satu ujung yang disebut sebagai head dan akhir dari data tersebut diarahkan kembali kepada head dari data linked list tersebut, sehingga linked list ini tidak memiliki dari data kosong yang tidak berisi.
Kemudian linked list juga dapat dibagi 2 menurut banyaknya tangan yang dimiliki linked list:
-single linked list
| contoh dari single linked list |
Linked list ini memiliki satu ‘lengan’ yang menghubungkan data ke data yang lain, sehingga kita hanya dapat mengakses data tersebut dalam satu arah.
-double linked list
| contoh dari double linked list |
Linked list yang satu ini memiliki dua ‘lengan’ penghubung antar data, sehingga data dapat bergerak maju mundur dalam pengaksesan data.

Komentar
Posting Komentar